Jelajah Sebentar di Kota Khatulistiwa

Gallery

Pontianak, salah satu kota berasap pada saat-saat tertentu. Kota Khatulistiwa ini tampak begitu kering, kurang tertata. Itu yang saya lihat dari sekilas mengitari kota ini setidaknya lima hari. Jalanan kota banyak yang sempit, trotoarnya masih tanah, saluran pembuangan masih terbuka di tepi jalan. Bau menyengat sampah dan air limbah dari saluran pembuangan menyengat di beberapa ruas jalan.

Terlepas dari kondisi kota-yang kebetulan saya temui di daerah pinggiran-tentu banyak hal mengesankan, soal kulinernya. Lagi-lagi kuliner hehe Ini Kuliner di Pontianak

Pontianak tentu saja memiliki area bersih layaknya kota lain, yang tampak dari jalur utama kota, wilayah perkantoran, pusat pemerintahan, dan menuju ke Bandara. Jalur-jalur itu cenderung lebih bersahabat, segar dengan pepohonan di pinggir jalan, jalanan lebar, aspal halus, dan lebih nyaman untuk pengendara kendaraan melintas. Pejalan kaki pun juga santai jalan di trotoar.

Sekilas daerahnya sudah ah, selanjutnya mau berbagi pengalaman lokasi tujuan saat mampir di Pontianak dan sekelumit Singkawang.

  1. Tugu Khatulistiwa. Lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah kota Mempawah, yang menjadi salah satu ikon wisata dan banyak dikunjungi. Hasil pengukuran oleh tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
    BPPT, menunjukkan posisi tepat Tugu Khatulistiwa saat ini berada pada 0 derajat, 0 menit, 3,809 detik lintang utara; dan, 109 derajat, 19 menit, 19,9 detik bujur timur.

    Hanya mampir untuk mampir saja, sewaktu melintas melewati saat hendak ke Singkawang.

    Hanya mampir untuk mampir saja, sewaktu melintas melewati saat hendak ke Singkawang.

  2. Taman Alun-alun Kapuas. Area tepi sungai Kapuas yang dikelola dan ditata menjadi tempat rekreasi, anak muda hingga keluarga. Ada taman luas untuk bermain anak-anak dan banyak penjaja makanan. Bahkan, ada kafe di perahu apung, sekadar untuk menikmati nongkrong di atas air.
    sekilas tepi Kapuas

    sekilas tepi Kapuas

    area tepi Kapuas ramai di sore hingga malam hari.

    area tepi Kapuas ramai di sore hingga malam hari.

  3. Gereja Katolik Bunda Maria, Jeruju, Pontianak. Kami datang ke gereja ini untuk menghadiri pernikahan Wompi-Vani. Bangunannya agak berbeda, kalau tidak salah segi delapan 😀
    Gereja Katolik Bunda Maria, Jeruju, Pontianak

    Gereja Katolik Bunda Maria, Jeruju, Pontianak.

    gerejanya tidak tampak sih hehe

    gerejanya tidak tampak sih hehe

  4. Pantai Pasir Panjang. Terletak di Kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang. Nama pantainya pasir panjang karena membentang sepanjang 3 km. Pantainya cenderung sepi karena akses ke tempat ini juga tidak dekat dari pusat kota Pontianak. Pasirnya putih, bahkan cenderung merah muda. Banyak batuan pantai yang indah.

    Pantai Panjang

    Pantai Pasir Panjang

  5. Vihara Maitreya. Merupakan vihara terbesar dikota Pontianak dan pusat tempat peribadahan umat Budha di kota Pontianak yang diresmikan pada 2013.
    pose bebas di kompleks Vihara

    pose bebas di kompleks Vihara

    buru-buru mau ke bandara, enggak sempat masuk, hanya numpang foto.

    buru-buru mau ke bandara, enggak sempat masuk, hanya numpang foto.

  6. Pusat Souvenir Pontianak. Terletak di Jl. Pattimura ditandai dengan deretan rumah toko cendera mata khas daerah Kalimantan. Di sini juga banyak oleh-oleh makanan kecil khas daerah. Soal harga bisa ditawar.
    di PSP ada banyak aneka kerajinan dan camilan khas daerah.

    di PSP ada banyak aneka kerajinan dan camilan khas daerah.

    Agak bergeser sedikit ke wilayah barat, ini beberapa spot yang saya singgahi di Singkawang, Kalbar:
  7. Klenteng Tri Dharma Bumi Raya. Berada di pusat Kota Singkawang, tercatat sebagai salah satu cagar budaya yang perlu dilestarikan.

    Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya

    Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya

  8. Kota Singkawang… banyak bangunan tua di kompleks ini. Letaknya tak jauh dari klenteng. Kuliner Singkat di Singkawang
    arsitektur 'lawasan' di Kota Singkawang

    arsitektur ‘lawasan’ di Kota Singkawang

    Singkawang malam hari.

    Singkawang malam hari.

Advertisements

2 responses »

  1. Pingback: Singkawang, Tiga Jam Demi Bakso Sapi & Roti Pandan | tulisanina

  2. Pingback: Pontianak, Surganya Pemburu Kuliner | tulisanina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s